Pesantren

Pondok Pesantren An-Najiyah

Thursday, 11 November 2010 00:16
Print PDF

kecil_logo_yayasanPendidikan merupakan hak yang harus diterima oleh segenap lapisan masyarakat. Namun, hal itu bak fatamorgana bagi beberapa kalangan, khususnya kalangan menengah kebawah.

Tujuan pendidikan yang luhur dalam membina pemahaman, karakter, dan keterampilan masyarakat akhir-akhir ini telah bergeser menjadi sebuah ajang bisnis yang menggiurkan. Setiap tahun ajaran berganti selalu diiringi dengan peningkatan biaya untuk mengecap pendidikan. Dampaknya, banyak orang tua yang tidak dapat meneruskan sekolah anaknya kejenjang yang lebih tinggi. Terlebih di tengah kondisi krisis ekonomi yang tak kunjung usai.

Bagi anak-anak yatim_tidak mempunyai ayah yang bertindak sebagai tulang punggung ekonomi keluarga_, harapan untuk tetap bersekolah sangatlah kecil. Biaya yang demikian tinggi membuat kebanyakan dari mereka harus memeras keringat dan membanting tulang. Jangankan bersekolah, terkadang untuk sesuap nasipun harus mereka dapatkan dengan kerja keras.

Alhamdulillah, kami Yayasan An Najiyah Al IslamiyahBandung, turut aktif dalam kegiatan pendidikan dan kegiatan-kegiatan Islami. Salah satu fokus perhatian Yayasan An-Najiyah Islamiyah adalah berupaya agar anak-anak yatim (tidak mempunyai bapak atau Ibu) tetap dapat melanjutkan sekolahnya tanpa dipungut biaya (gratis).

Yayasan An Najiyah Al Islamiyahdidirikan pada tahun 2004 melalui akta notaris Dr. Wiratni, SH No. 31/2004. Diatas Tanah seluas 3300 m2,  yayasan telah berhasil membangun sebuah komplek pendidikan (Ma’had), yang juga diberi nama yang sama dengan nama yayasan yaitu Ma’had An Najiyah Al Islamiyah.

Dengan sumberdaya yang dimiliki oleh aktivis da’wah di Bandung, Yayasan ini juga berupaya tak hanya sekedar memberi pendidikan gratis bagi anak yatim, melainkan pendidikan unggulan yang berbasis kompetensi. Pengajaran tiga bahasa (Arab, Indonesia, Inggris), komputer, ketrampilan kewanitaan, membuat pengetahuan umum mereka tak kalah dibanding siswa lainnya. Selain itu, target hafalan dua (2) juz Al Qur'an per tahun serta materi keagamaan lainnya, membuat siswa diharapkan dekat dengan Al-Qur’an dan memiliki akhlak yang baik. Untuk mewujudkan pendidikan unggulan bagi anak yatim dan fakir miskin ini, Yayasan An Najiyah didukung oleh tenaga-tenaga muda dengan semangat perjuangan tinggi yang berasal dari perguruan tinggi terkemuka seperti ITB, ITENAS, UNPAD, UGM, UPI, STBA Yapari, STIE YPKP, IKOPIN dan lain sebagainya.

Sebagai bentuk komitmen Yayasan An Najiyah Al Islamiyah untuk membantu pemerintah dalam menolong fakir miskin dan yatim, maka fakir miskin yang menyekolahkan anaknya mendapatkan keringanan dalam biaya pendidikan. Sedangkan yatim mendapatkan beasiswa penuh berupa biaya pendidikan, makan, asrama, buku paket, dan fasilitas lainya secara gratis tanpa dipungut biaya sedikitpun.  Saat ini, 40 persen siswa An-Najiyah adalah anak yatim dan 45 persen lainnya adalah fakir miskin.Yayasan An Najiyah Al Islamiyah beranggapan bahwa anak-anak yatim memiliki hak yang sama dengan anak lainnya. Selain itu terdapat banyak keutamaan pada diri mereka. Alhamdulillah, pada tahun kedua, yayasan telah dapat mewujudkan sedikit bagian dari cita-citanya. Tentu saja untuk dapat terus konsisten melaksanakan hal tersebut, tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan banyak pengorban, tenaga, pikiran, dan kesabaran. Walau begitu, kami yakin Allah tetap akan menolong kami.

Sebagaimana sebuah yayasan yang independen dan non partisan, Yayasan An Najiyah Al Islamiyah Bandung haruslah dapat menggali segala sumber potensi yang ada dalam membiayai kegiatan-kegiatannya. Di antara sumber tersebut yang sedang terus diusahakan adalah pencarian donatur dan kegiatan usaha.
Ditengah-tengah mahalnya biaya pendidikan unggulan, kami berharap kehadiran kami akan menjadi penyeimbang bagi timpangnya kualitas pendidikan antara si kaya dan si miskin. Kami berharap agar kerja kami yang berat ini dimudahkan oleh Allah Subhanahuwata'ala. Dan  semoga Allah mengetuk hati kaum muslimin untuk dapat turut membantu amanah yang kami emban ini.

Read more...
 

Pondok Pesantren Al-Furqon Al-Islami Gresik

Thursday, 11 November 2010 00:08
Print PDF
MUQODIMAH

Nabi Salallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda Dalam Haditsnya

عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا تَبَايَعْتُمْ بِالْعِينَةِ وَأَخَذْتُمْ

أَذْنَابَ الْبَقَرِ وَرَضِيتُمْ بِالزَّرْعِ وَتَرَكْتُمُ الْجِهَادَ سَلَّطَ اللَّهُ

عَلَيْكُمْ ذُلًّا لَا يَنْزِعُهُ حَتَّى تَرْجِعُوا إِلَى دِينِكُمْ


” Apabila kalian telah melakukan transaksi jual beli dengan cara `inah (riba), kalian memegang ekor sapi, kalian puas dengan sawah lading, dan kalian telah meninggalkan jihad di jalan Allah, maka Allah akan menimpakan pada kalian kehinaan. Dia tidak akan mencabutnya dari kalian sehingga kalian kembali kepada agama kalian “

alfurqonRealita yang terjadi pada dunia Islam pada zaman ini nyatalah apa yang telah disampaikan Nabi 1400 tahun yang lalu. Yaitu kehinaan yang menimpa kaum muslimin tidak lain karena jauhnya mereka dari agamanya yang sebenarnya dan condongnya mereka kepada dunia. Bentuk kesyirikan, bid`ah dan pemikiran sesat meracuni tubuh mereka dan merontokkan sendi-sendinya sementara kebanyakan mereka tidak menyadari.

Melihat hal itu semua, ma`had Al Furqon yang diasuh oleh al Ustadz Aunur Rofiq Ghufron berdiri, berusaha mengembalikan umat kepada kemuliaan dan izzahnya sebagaimana telah didapatkan oleh generasi utama. Sebagai lembaga pendidikan ma`had Al Furqon mendidik genarasi Islam dengan pendidikan berdasar al-Qur`an dan as-Sunah yang shohihah dengan pemahaman salafus sholih. Menjadikan kitab-kitab karangan ulama` ahlusunah wal jamaah masa dulu dan sekarang sebagai acuannya setelah al-Qur`an dan as Sunah yang shohihah.

Alhamdulillah, telah banyak santri lulusan ma`had atau yang pernah menyenyam pendidikan Islam di ma`had Al Furqon tersebar di penjuru Nusantara menyebarkan dakwah Ahlus Sunah yang berbarokah ini.

SEJARAH SINGKAT

Ma`had Al Furqon berdiri pertama kali di atas tanah di desa Srowo, kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik Jatim yang merupakan hibah dari orang tua pengasuh seluas 850 m2 . Berdiri bangunan pertama seluas 7 x 18m2 Dibangun dengan dana dari pengasuh dan sumbangan dari masyarakat dan jama`ah pengajian yang diasuh oleh pendiri Ustadz  Aunur Rofiq.

Pada tanggal 13 Juli 1989 atau 10 Dzulhijah 1409 diadakan pertemuan di gedung ma`had antara pendiri dan para pemuka masyarakat yang membahas pendidikan dan status ma`had.

Pada awalnya santri belajar di PPIDT yang berada di lingkungan perguruan Muhammadiyah Sidayu. Namun sejak tahun 1420 semua pendidikan telah dipusatkan di gedung ma`had AL Furqon sendiri karena gedung PPIDT dialihfungsikan menjadi gedung MTsM Sidayu. Maka semua kegiatan belajar mengajar santri dan kegiatan lainnya dilaksanakan di lingkungan ma`had Al Furqon desa Srowo, kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik sampai sekarang.
Read more...
 

Pondok Pesantren Minhajus Sunnah Bogor

Tuesday, 02 November 2010 13:25
Print PDF
PROGRAM PENDIDIKAN - Tadribud Du’at

Pendidikan dilaksanakan selama dua tahun di Pondok dan satu tahun praktik dakwah. Kegiatan belajar mengajar dilakukan selama enam hari (Sabtu – Kamis) mulai pukul 08:00 sampai 12:00. Untuk membekali para calon da’i dengan sebaik-baiknya, pelajaran tambahan wajib akan diselenggarakan pada waktu-waktu yang ditentukan kemudian.

TENAGA PENGAJAR
  1. Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
  2. Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat
  3. Ustadz Arman Amri,Lc.
  4. Ustadz Badru Salam,Lc.
  5. Ustadz Kurnaedi,Lc.

MATERI KULIAH

1. Aqidah
2. Tafsir
3. Hadits
4. Fiqih
5. Sirah Nabawiyah
6. Bahasa Arab
7. Ushul Fiqih
8. Ushul Da'wah
9. Firaq, Dll

Read more...
 

Pesantren Islam Al-Irsyad Salatiga

Monday, 01 November 2010 23:26
Print PDF

Nama Mahad : Pesantren Islam Al-Irsyad

Websitehttp://www.pesantrenalirsyad.org/

logo-piaProfil Pesantren :

Pesantren Islam Al-Irsyad adalah salah satu wadah pendidikan islam yang menggabungkan ilmu-ilmu keislaman dengan ilmu-ilmu umum dalam rangka mencetak generasi islam yang kokoh dan tanggap terhadap perubahan zaman

Visi Pesantren

Diakui sebagai salah satu Pondok Pesantren Islam terbaik di wilayah Nusantara maupun Mancanegara yang bermanhaj Salaful Ummah (Ahlus Sunnah Wal Jama'ah)

Misi Pesantren
  1. Mencetak generasi muslim dan da'i yang berkualitas bermanhaj Salaful Ummah (Ahlus Sunnah wal Jama'ah)
  2. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran Syari'at Islam berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah sesuai pemahaman Salaful Ummah (Ahlus Sunnah wal Jama'ah)
  3. Menyelenggarakan pendidikan Bahasa Arab dan hafalan Al-Qur'an secara optimal
  4. Menyelenggarakan pendidikan pengetahuan umum dan ketrampilan yang memadai
  5. Memurnikan Syari'at Islam dari segala bentuk syirik, khurafat, bid'ah, gerakan-gerakan dan pemikiran-pemikiran sesat
  6. Menghidupkan pola pikir ilmiah berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah sesuai dengan pemahaman Salaful Ummah (Ahlus Sunnah wa Jama'ah)
  7. Mengajak, mendidik dan membina kaum muslimin untuk hidup islami dalam naungan manhaj Salaful Ummah (Ahlus Sunnah wa Jama'ah)

 

Read more...
 

Pondok pesantren Islamic Centre Bin Baz Jogyakarta

Saturday, 02 October 2010 13:16
Print PDF

bin_bazIslamic Centre Bin Baz (ICBB), Pondok pesantren di bawah Yayasan Majelis At-Turots Al-Islamy Yogyakarta ikut berpartisipasi membina dan menyiapkan generasi islam yang lurus akidahnya, berakhlak mulia, dan senantiasa meneladani jejak Rasulullah dan para Salafush Shalih.

Materi pelajaran yang diajarkan adalah hafalan Al Qur’an, Bahasa Arab, pelajaran diniyah dan pelajaran umum yang diberikan secara proporsional. Dengan cara tersebut para santri diharapkan mendapatkan bekal yang cukup, duniawi maupun ukhrawi.

Pelajaran diniyah meliputi pelajaran Tahfizh Al Qur’an, Akidah, Ibadah, Akhlak, Fikih, Hadits, Tarikh Islam, Bahasa Arab, dll. Kurikulum pelajaran diniyah yang dipakai adalah gabungan kurikulum Timur Tengah dengan kurikulum pondok pesantren.

Pelajaran umum meliputi semua pelajaran yang diujikan secara nasional.Santri Salafiyah Ula (tingkat SD) dan Salafiyah Wustha (SLTP) mengikuti PROGRAM WAJAR DIKDAS 9 TAHUN (singkatan: Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun) yang dikelola oleh Departemen Agama bekerjasama dengan Departemen Pendidikan Nasional. Sedangkan santri setingkat SMU mengikuti Program Madrasah Aliyah plus Program Khusus pengembangan minat dan bakat.

Jadi, para lulusan Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz mendapatkan 2 ijazah, yaitu dari Pondok Pesantren dan dari Pemerintah.

Ijazah pada Pondok Pesantren jenjang Madrasah Aliyah sedang dalam proses pengajuan mu’adalah/akreditasi ke Universitas Islam Madinah, Arab Saudi, dengan harapan agar kelak para lulusan kita mudah untuk masuk ke universitas tersebut.

Dalam usaha meningkatkan mutu dan kualitas dalam segala bidang, sistem manajemen Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz sedang berusaha diselaraskan dengan standar manajemen internasional ISO 9001:2000.

 

Read more...
 

Page 1 of 2

<< Start < Prev 1 2 Next > End >>