Segala puja dan puji hanya milik Allah Subhannahu wa Ta'ala , Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam , yakni Nabi kita Muhammad bin 'Abdillah, keluarga dan para Sahabat beliau serta orang-orang yang senantiasa mengikuti mereka dengan baik sampai hari Kiamat.
Pembaca yang budiman-khususnya para jama'ah haji dan umrah- semoga Allah Subhannahu wa Ta'ala senantiasa merahmati dan melindungi Anda.
Ibadah haji adalah salah satu kewajiban dan salah satu ibadah yang paling mulia dalam Islam. Oleh sebab itu Allah Subhannahu wa Ta'ala menjadikannya sebagai salah satu rukun Islam yang dengannya Islam tetap tegak di muka bumi ini. Allah Subhannahu wa Ta'ala berfiman:
"Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitul-lah."
Dan Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda:
"Islam ditegakkan di atas lima perkara, per-saksian bahwasanya tiada Ilah yang sebe-narnya selain Allah Subhannahu wa Ta'ala dan bahwasanya Muhammad adalah Rasul utusan Allah Subhannahu wa Ta'ala , menegakkan shalat, menunaikan zakat, mengerjakan ibadah haji ke Baitullah dan berpuasa di bulan Ramadhan." ( HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Ibadah yang mulia ini menjadi idaman dan cita-cita setiap muslim, namun tidak setiap orang mampu menggapai dan mencapai idamannya, karena Allah Subhannahu wa Ta'ala hanya mewajibkan-nya bagi mereka yang mampu dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh syari'at-Nya. Sebagaimana telah ditetapkan pula bahwa ibadah ini diwajibkan hanya sekali seumur hidup.
Setelah Anda memahami hal ini secara seksama, seyogianya anda menyadari bahwasanya apabila anda ditakdirkan Allah Subhannahu wa Ta'ala untuk menunaikan ibadah yang mulia ini, maka itu merupakan nikmat dan karunia Allah Subhannahu wa Ta'ala semata, serta sebuah peluang emas yang tidak sepatutnya di sia-siakan.
Salah satu upaya untuk tidak menyia-nyia-kan kesempatan ini adalah dengan mengikhlaskan niat dan kemauan yang keras untuk mempelajari dengan seksama, tata cara ibadah ini yang benar dan sesuai dengan tuntunan yang diajarkan oleh Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam , karena beliau telah memerintahkan dalam sabdanya:
"Ambillah olehmu dariku tata cara manasik hajimu."
Lagi pula, jika setiap amal ibadah yang di-kerjakan tidak sesuai dengan contoh beliau, maka amal itu tertolak dan sia-sia, Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda:
"Barangsiapa mengerjakan suatu amalan yang bukan atas perintah kami, maka amal itu tertolak."
Pembaca yang budiman -khususnya para jama'ah haji dan umrah- semoga Allah Subhannahu wa Ta'ala menjadikan Anda istiqamah di atas 'aqidah yang benar dan Sunnah Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam serta jalan para Salaf (pendahulu umat ini) yang shalih.
Dalam upaya melaksanakan perintah Allah Subhannahu wa Ta'ala untuk berta'awun (saling tolong menolong) dalam kebajikan dan takwa, maka penulis telah menyusun kitab "Manasik Haji dan Umrah" ini sebagai sebuah sumbangan ilmiyyah untuk kaum muslimin di negeri ini, agar mereka dapat menunaikan ibadah haji dan umrah, minimal mendekati tata cara pelaksanaan haji dan umrah yang pernah dikerjakan oleh Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam dan para Sahabat beliau.
Dalam kitab ini penulis telah berupaya mengumpulkan bahasan-bahasan yang insya Allah Subhannahu wa Ta'ala bermanfaat, sebagai bekal bagi ja-ma'ah haji dan umrah. Anda akan jumpai tema-tema menarik yang jarang ditemukan dalam kitab-kitab manasik lainnya, seperti:
"Ya Rabbku, ampunilah aku akan kesalahan dan kejahilanku, sikapku yang melampaui batas dalam urusanku serta apa-apa yang Engkau lebih mengetahuinya dari-padaku.
Ya Allah, ampunilah aku akan kesungguhan dan senda gurauku serta kesalahan dan kesengajaanku, semua itu ada pada diriku."
Meneladani Manasik haji Rasulullah Shallallaahu alaihi wasalam
oleh : Mubarak bin Mahfudh Bamualim Lc.
Dari Abu Dzar Al-Ghifari rodhiallohu ‘anhu dari Nabi sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda meriwayatkan firman Alloh ‘azza wa jalla, bahwa Dia berfirman, “Wahai hamba-hambaku, sesungguhnya
Read more...Dari Abu Malik Al-Harits bin Ashim Al-Asy’ari radhiyallaahu ‘anhu, Dia berkata: Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Bersuci adalah separuh dari keimanan, ucapan ‘Al
Read more...Dari Abu Abdillah Jabir bin Abdullah Al-Anshori rodhiallohu ‘anhu. Bahwa seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam, “Apa pendapatmu bila aku telah sholat lima
Read more...Dari Abu Amr - ada yang mengatakan Abu Amrah - Sufyan bin Abdillah Ats-Tsaqafi rodhiallohu ‘anhu. Dia berkata, “Wahai Rasulullah, Katakanlah kepadaku suatu perkataan tentang Islam, yang tidak
Read more...Dari Abu Mas’ud Uqbah bin Amr Al-Anshari Al-Badri rodhiyallohu ‘anhu Dia berkata: Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Sesungguhnya sebagian ajaran yang masih dikenal
Read more...Dari Abul Abbas Abdulloh bin Abbas rodhiallohu ‘anhuma beliau berkata: Suatu hari aku berada di belakang Nabi sholallahu ‘alaihi wa sallam Lalu beliau bersabda , “Nak, aku akan ajarkan kepad
Read more...